Di Balik Gelang Haji 2026, Produksi di Donohudan Tembus 1.000 per Hari

Di Balik Gelang Haji 2026, Produksi di Donohudan Tembus 1.000 per Hari
Pekerja menunjukkan gelang identitas jemaah calon haji 2026 di kawasan Asrama Haji Donohudan, Kamis (23/4/2026). Dalam sehari, pekerja dapat membuat sekitar seribu gelang identitas berbahan monel yang digunakan sebagai penanda jemaah calon haji Indonesia asal Jawa Tengah selama menjalankan ibadah haji 2026. (Daerah/J Howi Widodo).

Kapuasinsight.com, BOYOLALI — Deretan gelang kecil berbahan monel tersusun rapi di meja kerja di kawasan Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Kamis (23/4/2026). Di balik bentuknya yang sederhana, gelang tersebut menjadi penanda penting bagi jemaah calon haji Indonesia selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Para pekerja tampak telaten menyelesaikan satu per satu gelang identitas tersebut. Dengan peralatan sederhana, mereka memastikan setiap gelang terbentuk dengan presisi dan siap digunakan oleh jemaah asal Jawa Tengah.

Bahan monel dipilih karena dikenal kuat dan tahan lama, sehingga cocok digunakan dalam berbagai kondisi selama ibadah haji berlangsung. Gelang ini tidak hanya berfungsi sebagai identitas, tetapi juga menjadi bagian dari sistem pengamanan jemaah.

Dalam sehari, produksi gelang identitas ini mampu mencapai sekitar seribu unit. Jumlah tersebut disesuaikan dengan kebutuhan jemaah calon haji yang akan diberangkatkan pada musim haji 2026 dari wilayah Jawa Tengah.

Keberadaan gelang identitas ini menjadi elemen penting dalam mendukung kelancaran ibadah haji. Selain memudahkan pendataan, gelang tersebut juga membantu petugas dalam memantau keberadaan jemaah, sehingga aspek keselamatan dan kenyamanan dapat lebih terjamin.

Leave a Reply