Kapuasinsight.com, JAKARTA — Jumlah korban meninggal dunia dalam peristiwa gempa bumi dahsyat di Venezuela terus bertambah. Saat ini korban meninggal tercatat 164 orang dan 971 orang terluka.
Penjabat Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez, mengatakan 32 orang meninggal dunia dan lebih dari 700 orang lainnya terluka setelah gempa bumi magnitudo 7,2 dan 7,5 melanda pada Rabu (25/6/2026) malam. Dia memperingatkan bahwa jumlah korban meninggal kemungkinan akan meningkat.
Gempa bumi tersebut termasuk yang paling dahsyat yang melanda Venezuela selama lebih dari 100 tahun.
Rodriguez kemudian menyatakan keadaan darurat nasional usai gempa melanda wilayah pantai Karibia Utara negara itu yang menyebabkan kerusakan yang meluas dan memicu peringatan tsunami di seluruh wilayah tersebut.
Sementara itu, Survei Geologi AS (USGS) memperkirakan ada kemungkinan 42 persen bahwa jumlah korban meninggal bisa mencapai antara 10.000 dan 100.000 dengan wilayah La Guaira, dekat Caracas, sebagai negara bagian yang paling terdampak oleh gempa tersebut.
Menurut stasiun televisi lokal teleSur yang mengutip Rodriguez, pihak berwenang saat ini berfokus pada penyelamatan nyawa orang-orang yang terjebak di dalam bangunan dan rumah yang runtuh.
Menurut data teknis terbaru dari Survei Geologi AS (USGS), Venezuela utara diguncang hebat oleh serangkaian gempa ganda yang luar biasa.

Leave a Reply