HUT Ke-76 IGTKI di Sukoharjo, Momentum Dorong Kesejahteraan Guru TK di Soloraya

HUT Ke-76 IGTKI di Sukoharjo, Momentum Dorong Kesejahteraan Guru TK di Soloraya
Pengurus IGTKI-PGRI Jawa Tengah dan Sukoharjo berfoto bersama Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, saat peringatan HUT ke-76 IGTKI di Gedung PGRI Sukoharjo, Selasa (19/5/2026). (Istimewa/Humas Pemkab Sukoharjo)

Kapuasinsight.com, SUKOHARJO – Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia – Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Sukoharjo berkomitmen mendorong peningkatan kesejahteraan dan kompetensi guru. Layanan pendidikan usia dini menjadi fondasi utama dalam percepatan wajib belajar 13 tahun.

IGTKI-PGRI Sukoharjo menjadi tuan rumah Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 IGTKI se-Soloraya yang digelar di Gedung PGRI Sukoharjo, Selasa (19/5/2026). Kegiatan itu dihadiri Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Wakil Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo, Sekda Sukoharjo Abdul Haris Widodo, dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemkab Sukoharjo.

Selain itu, turut hadir Ketua IGTKI-PGRI Jawa Tengah Arum Purwanti, Ketua IGTKI-PGRI Sukoharjo Wiji Hastuti, serta ribuan guru TK di Sukoharjo dan sekitarnya. “Layanan pendidikan TK bagian dari pendidikan usia dini yang menjadi fondasi utama misi wajib belajar 13 tahun. Anak-anak bakal lebih siap secara akademik dan moral,” kata Ketua IGTKI-PGRI Jawa Tengah, Arum Purwanti.

Arum menyebut IGTKI-PGRI berkomitmen mendorong peningkatkan kesejahteraan dan kompetensi guru. Apabila guru TK sejahtera maka layanan pendidikan usia dini semakin optimal dan berkualitas. Selain itu, IGTKI-PGRI juga berkomitmen memperkuat layanan pendidikan TK sebagai fondasi utama wajib belajar 13 tahun.

“Pendidikan anak usia dini berperan dalam membentuk karakter, nilai moral, serta kemandirian anak-anak. Layanan pendidikan anak usia dini menjadi fondasi utama untuk meningkatkan mutu sumber daya manusia [SDM],” papar dia.

Ketua IGTKI-PGRI Sukoharjo, Wiji Hastuti, mengatakan komitmen peningkatan kesejahteraan guru dan implementasi wajib belajar 13 tahun selaras dengan tema HUT IGTKI-PGRI, yakni Guru TK Sejahtera Pendidikan TK Berkualitas Sebagai Fondasi Wajib Belajar 13 Tahun. 

Pemberian Insentif

Wiji mengapresiasi perhatian khusus dari Pemkab Sukoharjo yang telah memberikan insentif kepada para guru TK di Sukoharjo. Mereka juga menerima bantuan beras dan uang tunai saat Bulan Puasa.

“Kami mengapresiasi atensi dari Bupati Sukoharjo Etik Suryani dan jajaran Pemkab Sukoharjo terhadap kesejahteraan para guru TK. Pemkab Sukoharjo telah memberi ruang dan menampung aspirasi para guru TK,” ujar dia.

Dalam kegiatan tersebut, IGTKI-PGRI Sukoharjo memberikan penghargaan kepada Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, atas perhatian terhadap kesejahteraan guru TK. Kegiatan peringatan HUT IGTKI juga diisi bazar beragam potensi dan UMKM di area Gedung PGRI Sukoharjo. Sementara jumlah guru TK yang menghadiri acara tersebut kurang lebih sekitar 1.300 orang.

Sementara itu, Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, menegaskan peran serta guru TK dalam membangun karakter dan kepribadian anak-anak. Mereka menjadi garda terdepan dalam meningkatkan mutu SDM demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Bupati Etik menerangkan Pemkab Sukoharjo memberikan insentif sebagai wujud apresiasi kepada guru TK pada 2024. Masing-masing guru TK mendapat insentif Rp400.000. “Sebelumnya, insentif guru TK Rp300.000. Alhamdulillah, nilai insentif guru TK dinaikkan menjadi Rp400.000. Pemkab Sukoharjo bakal terus berkolaborasi dengan IGTKI-PGRI untuk membangun SDM yang unggul dan berkualitas,” tegas dia.

Leave a Reply