Heboh di Jeddah! Koper Jemaah Haji Indonesia Berisi 100 Slop Rokok Dibongkar

Heboh di Jeddah! Koper Jemaah Haji Indonesia Berisi 100 Slop Rokok Dibongkar
Ilustrasi rokok. (Freepik)

Kapuasinsight.com, MAKKAH — Petugas Bea Cukai Arab Saudi membongkar koper milik seorang jemaah haji Indonesia di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, setelah mesin X-ray mendeteksi barang bawaan mencurigakan berupa ratusan slop rokok. Insiden itu terjadi pada Sabtu (16/5/2026) dini hari saat kedatangan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.

Kepala Daerah Kerja Bandara PPIH Arab Saudi, Abdul Basir, mengatakan koper tersebut langsung diperiksa petugas Bea Cukai setelah terindikasi membawa barang melebihi ketentuan.

“Salah satu kejadian yang menonjol tadi malam, dini hari, ada koper jemaah kita yang dibongkar oleh petugas X-ray di Customs karena ditemukan barang-barang terlarang,” ujar Abdul Basir kepada Tim Media Center Haji di Jeddah, dikutip pada Senin (18/5/2026).

Pemeriksaan Temukan 100 Slop Rokok

Dari hasil pemeriksaan lanjutan, petugas menemukan rokok dalam jumlah besar di dalam koper tersebut.

“Nah, barang-barang itu setelah dicek ternyata ada rokok dalam jumlah cukup besar. Diperkirakan sekitar 100 slop dari salah satu embarkasi di Indonesia,” katanya.

Meski demikian, jemaah yang bersangkutan tetap diperbolehkan melanjutkan perjalanan setelah proses pemeriksaan selesai. Otoritas Arab Saudi masih mengizinkan rokok untuk konsumsi pribadi, dengan batas maksimal dua slop per orang.

“Koper jemaah yang dibuka itu sudah diserahkan kembali kepada jemaahnya, dan jemaah masih tetap diberikan haknya untuk membawa rokok dalam batas maksimal dua slop,” ujarnya.

Sementara itu, kelebihan rokok tersebut langsung disita oleh pihak Bea Cukai Arab Saudi.

“Untuk rokok-rokok yang didapatkan di dalam koper itu sudah disita oleh pihak Bea Cukai Arab Saudi dan masalah sudah selesai,” katanya.

Selain kasus tersebut, petugas juga menemukan barang bawaan lain dalam jumlah tidak wajar, seperti sekitar lima kilogram tempe orek hingga puluhan renceng bumbu dapur milik jemaah Indonesia.

Menurut Abdul Basir, kondisi ini dapat menghambat proses pelayanan di bandara, terutama saat arus kedatangan jemaah haji 2026 yang tengah padat.

PPIH Arab Saudi pun berkoordinasi dengan embarkasi asal untuk memperkuat sosialisasi aturan barang bawaan jemaah haji.

Imbauan untuk Jemaah Indonesia

Dia juga mengimbau agar jemaah lebih disiplin membawa barang sesuai ketentuan agar tidak menghambat pemeriksaan di bandara.

“Membawa barang bawaan yang mencolok atau melebihi kapasitas tidak hanya merugikan jemaah itu sendiri, tetapi juga menghambat proses pelayanan di bandara,” ujarnya.

PPIH kembali mengingatkan jemaah agar hanya membawa barang kebutuhan pribadi, terutama terkait rokok, makanan dalam jumlah besar, dan barang yang berpotensi menimbulkan kecurigaan saat X-ray di Bandara Jeddah maupun Madinah.

Artikel ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul “Bawa 100 Slop Rokok ke Arab Saudi, Koper Jemaah Haji Indonesia Dibongkar Bea Cukai Jeddah“.

Leave a Reply