Antisipasi El Nino, Legislator DPR Sidak ke Sragen, Pastikan Stok Pangan Aman

Antisipasi El Nino, Legislator DPR Sidak ke Sragen, Pastikan Stok Pangan Aman
Legislator DPR dari Partai Gerindra, Sriyanto Saputro, (tengah) bersama pimpinan wilayah Perum Bulog Jateng mengecek stok pangan di Gudang Bulog Duyungan, Sidoharjo, Sragen, Kamis (30/4/2026)

Kapuasinsight.com, SRAGEN — Anggota Komisi V DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Sriyanto Saputro, memastikan ketersediaan pangan di wilayah Jawa Tengah (Jateng) dalam kondisi aman meski dibayangi ancaman fenomena El Nino. Setelah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang Perum Bulog di Sragen dan Karanganyar, ia memastikan stok pangan di Jateng aman hingga sembilan bulan ke depan.

Sriyanto meninjau langsung stok pangan dan sembako di gudang Perum Bulog Karanganyar serta Duyungan, Sragen, Kamis (30/4/2026). Ia juga mengunjungi Sentra Penggilingan Padi Modern atau Modern Rice Milling Plant (MRMP) di Masaran, Sragen. Dalam sidak tersebut, Sriyanto didampingi Pemimpin Wilayah Perum Bulog Jateng, Sri Muniati, beserta jajaran pegawai.

Saat ditemui di sela-sela sidak, Sriyanto mengecek stok beras di Gudang Bulog Duyungan, Sragen, yang memiliki kapasitas 14.000 ton. Saat ini, gudang tersebut terisi 10.621 ton beras dan 145.836 liter minyak goreng. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka masa reses di wilayah daerah pemilihannya.

“Saya diperintahkan untuk memantau ketersediaan stok pangan di seluruh wilayah dalam masa reses. Saya ke Karanganyar dan Sragen. Dari kunjungan hari ini, tentunya saya ikut bangga bahwa stok pangan sangat terjaga, bahkan berlebih,” ujar Sriyanto.

Ia memaparkan, total stok pangan di Jateng mencapai 370.000 ton, sementara wilayah Surakarta (Soloraya) tercatat sekitar 79.000 ton. Menurutnya, cadangan pangan tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga sembilan bulan ke depan.

“Ini artinya ketersediaan pangan di Jateng bisa untuk 9 bulan ke depan. Masyarakat tidak perlu resah karena stok pangan cukup,” ujar legislator dari dapil Sragen, Karanganyar, dan Wonogiri tersebut.

Bulog Diminta Tetap Proaktif Hadapi El Nino

Menanggapi proyeksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi El Nino mulai Mei mendatang, Sriyanto meminta Perum Bulog tetap aktif melakukan langkah antisipasi.

“Bulog, meskipun stok pangan sudah berlimpah hari ini, bukan berarti terus tidur atau diam. Bulog harus terus membeli gabah dari hasil panen petani, untuk mengantisipasi terjadinya kemungkinan El Nino,” katanya.

Selain itu, Sriyanto juga menyoroti dampak positif kebijakan Presiden Prabowo Subianto terkait Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah sebesar Rp6.500. Kebijakan tersebut dinilai mampu meningkatkan semangat petani sekaligus melindungi mereka dari permainan harga tengkulak.

Sebagai langkah jangka panjang, ia mendorong diversifikasi pangan di tingkat daerah. Sriyanto mencontohkan potensi pengembangan jagung di Karanganyar serta mengajak masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan dengan tanaman palawija guna menjaga ketahanan pangan keluarga.

Sementara itu, Pemimpin Wilayah Perum Bulog Jateng, Sri Muniati, menyampaikan saat ini Bulog tengah menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng. Ia menyebut stok yang tersedia cukup untuk memenuhi kebutuhan penyaluran bantuan.

“Untuk kebutuhan penyaluran bantuan pangan, Minyakita dari Bulog juga disalurkan ke pengecer-pengecer di pasar rakyat, khususnya Pasar Pemantauan SPHP. Harapannya harga Minyakita akan lebih terkendali dan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat luas,” harapnya.

Leave a Reply