Prodi Informatika ITB AAS Indonesia di Sukoharjo Kantongi Akreditasi Unggul

Prodi Informatika ITB AAS Indonesia di Sukoharjo Kantongi Akreditasi Unggul
Rektor ITB AAS Indonesia, Darmanto, menunjukkan sertifikat akreditasi unggul dari LAM Infokom, Rabu (22/4/2026). (Istimewa/ITB AAS Indonesia)

Kapuasinsight.com, SUKOHARJO — Program Studi (Prodi) S1 Informatika Institut Teknologi Bisnis (ITB) AAS Indonesia yang berkampus di Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo, meraih predikat akreditasi unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer (LAM Infokom). Pencapaian ini berkat program transfer kredit dan dual degree bekerja sama dengan Rajamangala University of Technology Krungthep, Thailand.

Rektor ITB AAS Indonesia, Darmanto, mengatakan status akreditasi unggul merupakan pencapaian tertinggi yang membuktikan kualitas kurikulum, tenaga pengajar, dan fasilitas sebagai instrumen perkuliahan di kampus.

“Prodi Informatika ITB AAS Indonesia setara dengan universitas papan atas dengan meraih akrediasi unggul dari LAM Infokom. Kini, ITB AAS Indonesia menjadi salah satu pusat pendidikan teknologi terbaik di Tanah Air,” kata dia, sesuai keterangan tertulis yang diterima Espos, Kamis (23/4/2026).

Menurut Darmanto, pencapaian meraih akrediasi unggul berkat upaya kampu memperkuat jejaring internasional dengan meluncurkan program Transfer Kredit dan Dual Degree. Dalam program tersebut, ITB AAS Indonesia menggandeng Rajamangala University of Technology Krungthep (UTK) Thailand.

Para mahasiswa Prodi Informatika diberi kesempatan untuk menimba ilmu di UTK Thailand. “Selain menimba ilmu, para mahasiswa yang mengikuti kuliah praktik di UTK Thailand juga memperoleh gelar ganda yang diakui secara internasional,” ujar dia.

Guna memberikan layanan pendidikan seluas-luasnya, ITB AAS Indonesia memberi kesempatan bagi calon mahasiswa baru lewat program beasiswa. Ada tiga program beasiswa meliputi KIP-Kuliah bagi calon mahasiswa berprestasi, beasiswa hafiz Al-Qur’an bagi calon mahasiswa baru yang bisa menghafal minimal lima juz Al-Qur’an.

Kemudian, beasiswa prestasi dan kurang mampu yang bisa dimanfaatkan oleh calon mahasiswa baru dari kalangan tidak mampu. “Kami ingin mematahkan stigma bahwa kuliah berkualitas harus mahal. Ini sebagai layanan pendidikan secara maksimal dan bagian dari mencerdaskan kehidupan bangsa,” papar dia.

Leave a Reply