Telan Rp113,3 Miliar, Exit Tol Pattimura Salatiga Tak Layani Arah Solo

Telan Rp113,3 Miliar, Exit Tol Pattimura Salatiga Tak Layani Arah Solo
ESPOS.ID - Suasana perataan lahan untuk proyek Exit Tol Pattimura, Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng). (Daerah/Hawin Alaina)

Kapuasinsight.com, SALATIGA — Pembangunan Exit Tol Pattimura Salatiga, Jawa Tengah (Jateng), resmi dimulai sejak awal April 2026. Proyek dengan nilai investasi Rp113,3 miliar itu diproyeksikan menjadi penopang pertumbuhan ekonomi di Kota Salatiga dan sebagian wilayah Kabupaten Semarang.

Meski demikian, akses exit tol ini masih terbatas. Exit Tol Pattimura hanya melayani kendaraan dari dan menuju arah Kota Semarang, serta belum mengakomodasi arus dari arah Solo.

Anggota Komisi V DPR, Fadholi, menyebut keterbatasan tersebut karena akses dari arah Solo telah dilayani melalui Exit Tol Tingkir di Kota Salatiga.

“Dari arah Solo sudah dibuka di Exit Tol Tingkir. Tetapi satu masukan (bisa dibuka dari arah Solo) biar nanti bisa dikaji dari kementerian. Sementara dari Solo bisa menggunakan dari Exit Tingkir,” kata Fadholi, Sabtu (18/4/2026).

Akses Terbatas, Pertimbangkan Faktor Teknis

Sementara itu, Direktur Utama Jalan Bebas Hambatan, Ditjen Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum, Dedy Gunawan, menjelaskan bahwa penentuan exit tol tidak hanya didasarkan pada kebutuhan akses, tetapi juga mempertimbangkan aspek teknis.

Menurutnya, kapasitas jalan serta volume lalu lintas menjadi faktor utama dalam menentukan akses keluar-masuk tol.

“Karena kalau tidak nanti, menimbulkan cost yang tinggi, dan ini akan membebani badan usaha jalan tol,” terang Dedy.

Ia menambahkan, pada tahap perencanaan awal, kebutuhan utama adalah konektivitas Salatiga dengan Kota Semarang. Meski begitu, peluang membuka akses menuju Solo tetap terbuka di masa mendatang.

“Tidak menutup kemungkinan jika daerah ini berkembang juga dapat diusulkan kembali ke arah Solo. Sekarang juga sudah ada akses (ke Solo) di Exit Tingkir, kalau ini (Exit Pattimura) dibuka (ke arah Solo) juga akan menimbulkan dampak yang tidak bagus di kawasan sekitar Tingkir,” ungkapnya.

Proyek Exit Tol Pattimura Salatiga ditargetkan rampung dalam waktu 300 hari kalender atau sekitar awal 2027. Total panjang proyek meliputi ramp on sepanjang 661 meter dan ramp off sepanjang 998 meter.

Leave a Reply